Senin, 11 Desember 2017              Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Misi Utama Kami:

Syahadat

Bumi tempat kita berpijak bukanlah sebuah planet baru, melainkan planet yang sudah berusia sekitar 4,5 milyar tahun. Di usinya yang sudah tidak muda lagi, planet bumi telah mengalami bencana katastropik besar beberapa kali yang hampir saja memusnahkan seluruh kehidupan di muka bumi. Ada tabrakan dengan planet lainnya sehingga terbentuklah bulan, ada hantaman meteor raksasa yang memusnahkan kehidupan dinosaurus, atau zaman es yang kerap terjadi berulang-ulang semenjak 2,6 juta tahun yang lalu.

Tidak terasa, kita yang hidup pada hari ini sudah berada di akhir zaman. Sebentar lagi lingkungan yang kita huni, kehidupan di bumi yang kita cintai ini akan musnah. Hal ini sudah diprediksi dan sudah tercatat di semua kitab-kitab suci dan sudah menjadi bagian dari keimanan kita bahwa suatu hari nanti kiamat akan datang.

Di akhir zaman seperti sekarang inilah, maka sebagai orang yang beriman kita diperintahkan untuk mengabdi dan beribadah kepada Allah swt.

Berdasarkan Petunjuk dan Kehendak Allah Yang Maha Kuasa, kita diperintahkan untuk banyak-banyak menyatakan Syahadat di dalam qalbu kita. Begitulah kiranya Perintah Allah swt kepada manusia yang hidup di akhir zaman ini.

Kalimat Syahadat adalah sebuah ikrar dan pernyataan resmi seorang mahluk kepada Khaliknya. Jadi Kalimat Syahadat itu adalah merupakan Kalimat Pernyataan Keimanan seseorang kepada Khaliknya. Berikut ini adalah isi dari pernyataan Kalimat Syahadat tersebut:

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ
Makna pernyataannya:
1. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah
2. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah tempat hambaMu menyembah dan Yang hamba Sembah
3. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Yang Menciptakan Alam Dunia dan Alam Akhirat beserta segala isinya dan dengan segala Ketentuan dan KehendakNya
4. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Tuhannya Alam Semesta beserta seisinya baik yang nyata dan yang ghaib
5. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Tuhannya para Malaikat
6. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Tuhannya para Nabi dan para Rasul
7. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Tuhannya para Wali dan para Syuhada
8. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah tempat hambaMu menggantungkan di dalam segala urusan dan persoalan di dunia dan di akhirat nanti
9. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah tempat hambaMu meminta bantuan dalam segala urusan dan persoalan di dunia dan di akhirat nanti
10. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah tempat hambaMu meminta pertolongan dalam segala urusan dan persoalan di dunia dan di akhirat nanti
11. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah tempat hambaMu meminta perlindungan dalam segala urusan dan persoalan di dunia dan di akhirat nanti
12. HambaMu bersaksi bahwasanya tiada Tuhan melainkan Allah Yang Memiliki Segala Sifat

Kemudian tahanlah nafas, lalu baca di dalam hati ayat al-Quran surat al-Hasyr ayat 22-24 berikut ini:

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ
سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ
وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِي

Kemudian kalimat Syahadat berikutnya:

وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ
Makna pernyataannya:
1. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad bernama Ahmad
2. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Nabiyullah
3. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Rasul Allah
4. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Utusan Allah
5. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Pesuruh Allah
6. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Habibullah
7. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Rahmatan Lil Aalamin
8. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Penyempurna Akhlak Manusia
9. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Penyempurna Kitab Allah
10. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Penyempurna Agama Allah
11. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad al-Quranul Karim
12. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad Yang Memiliki dan Pemberi Syafaat
13. HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad wal Awalu wal Akhiru

Demikianlah pernyataan dan ikrar dari dua Kalimat Syahadat tersebut. Inilah Kalimat Utama dan kalimat Tauhid yang akan mengajak manusia untuk beriman.

Kalimat Syahadat tersebut berbeda dengan kalimat thoyibah: Laa ilaha illallah. Syaithan dan iblis bisa mengucapkan kalimat Laa ilaha illallah, akan tetapi tidak bisa mengucapkan dua Kalimat Syahadat. Dengan demikian maka menjadi jelaslah perbedaan diantara kedua kalimat tersebut.

Seseorang yang dengan mantap dan sungguh-sungguh menyatakan dua Kalimat Syahadat tersebut di atas, dan kemudian banyak mengulang-ulangnya di dalam hati, maka dia tidak akan tersentuh oleh syaithan dan iblis. (AK/ST)