Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Sabtu, 11 Juli 2015

Antara Muhammad saw dan Ahmad

Dalam Al-Quran disebutkan nama Ahmad satu kali dan Muhammad beberapa kali, yaitu diantaranya pada QS 61:6 dan QS 3:144 .

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ
“Dan ingatlah ketika Isa Ibnu Maryam berkata: Hai Bani Israil, sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: Ini adalah sihir yang nyata”.

وَمَا مُحَمَّدٌ إِلاَّ رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِيْن مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَى أَعْقَابِكُمْ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ
“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur”

Muhammad saw adalah Rasul Allah, Kekasih Allah sedangkan Ahmad adalah jasad badaniah yang ditempati oleh Muhammad saw. Ahmad inilah yang dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul Awal dan diperingati hari kelahirannya dalam perayaan Maulid Nabi oleh sebagian besar Umat Islam.

Sedangkan Muhammad saw itu sendiri pada hakekatnya sudah lahir jauh sebelumnya, sebelum semua mahluk ini diciptakan. Sehingga kita tidak bisa mengetahui kapan sebenarnya hakekat Muhammad saw ini lahir, karena pada saat itu waktu belum bisa didefinisikan. Hakekat Muhammad saw itulah yang dinamakan dengan Nur Muhammad.

Apabila seluruh Nabi dan Rasul kita kumpulkan, seluruh sahabat terdekat Rasul kita kumpulkan, seluruh wali, ulama dan orang-orang yg diberikan Ilmu dan Hikmah dari Allah, semuanya kita kumpulkan dari tanah Arab sampai dengan tanah Jawa ini. Kemudian kita tanyakan kepada mereka: “Pada saat belum ada mahluk yang tercipta, Dia pun belum bisa disebut Tuhan (karena belum ada mahluk yg tercipta), belum bisa disebut Allah, maka apakah yang pertama kali diciptakan olehNya?”

Semua yang pernah menyaksikanNya pasti akan menjawab: “Yang pertama kali diciptakanNya adalah Nur Muhammad”. Tidak akan pernah mendapati, bertemu dengan Nur Muhammad itu kecuali orang-orang yg mengadakan perjalanan untuk bertemu dengan Allah.

Adapun hujjah dan pendapat para ulama dan ustadz yang mengingkari keberadaan Nur Muhammad ini adalah berasal dari mereka yg tidak pernah melakukan perjalanan itu. Mereka membolak-balik al-Quran dan dalil sebagaimana seorang anak membaca rambu di jalan tapi tidak pernah melakukan perjalanan itu sendiri. Amatlah berbeda hasilnya orang yg melakukan perjalanan sesuai rambu-rambu itu dengan orang yg hanya menatap rambu itu saja.

Tidak akan pernah sampai sesosok mahluk kepada Allah, hanya terkecuali melalui syafaat Nur Muhammad, hakekat Rasullullah. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.45