Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Rabu, 15 Juli 2015

Ziarah Kubur dan Permasalahannya

Ziarah kubur adalah salah satu ibadah yang disunahkan oleh Rasul, yaitu misalnya berziarah ke makam orang tua, kerabat atau pun sanak saudara agar supaya kita senantiasa mengingat bahwa suatu saat kita juga akan wafat seperti mereka. Berziarah ke makam orang suci (wali, nabi atau pun Rasul) juga ditujukan dalam rangka untuk menghormati hasil karya mereka, menauladani dan sekaligus mendoakan mereka.

Akan tetapi dalam kenyataannya saat ini, banyak sekali ziarah ke makam orang suci, atau pahlawan yang diselewengkan dari maksud awalnya. Kerap ditemukan niat dari para peziarah tersebut telah menyeleweng dari tujuan murninya. Banyak dari para peziarah saat ini yang mengharapkan berkah, cipratan rahmat dan tuah dari makam tersebut.

Hal ini merupakan bentuk penyelewengan dari aqidah dan sumpah seorang muslim untuk hanya mengharapkan berkah dan cipratan rahmat dari Allah swt saja. Mengharapkannya dari makam orang suci berarti telah menjadikan makam tersebut menjadi berhala.

Dalam hal ini YAKDI menganjurkan kepada umat Islam di Indonesia untuk banyak-banyak memanjatkan doa kepada orang tua, para wali dan orang-orang suci serta nabi dan rasul, meskipun tanpa harus mendatangi makamnya.


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 12.15