Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Minggu, 19 Juli 2015

Antara Kalimat La Ilaha Illallah dengan Syahadatain

Banyak sekali masyarakat Islam mengira bahwa antara kalimat La Ilaha illallah dengan kalimat syahadatain sama nilainya, karena dari arti bahasanya adalah pernyataan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Allah saja. Akan tetapi, apabila kita resapi lebih dalam lagi ditambah dengan pernyataan dari para ahli zikir dan orang-orang yang dekat hubungannya dengan Allah, keduanya tadi tidak memiliki nilai yang sama.

Kalimat syahadatain memiliki kandungan sumpah seorang mahluk kepada Tuhannya yang jauh lebih berat dibandingkan dengan sekedar kalimat La Ilaha Illallah. Kalimat La Ilaha Illallah merupakan kalimat thoyibah, yakni perkataan yang baik isinya namun tidak mengandung hikmah dan sumpah setia seorang hamba kepada Allah swt. Dalam pandangan Allah kalimat syahadatain jauh lebih berat dan bermakna isinya karena seorang hamba memproklamirkan persaksiannya kepada Allah dan RasulNya.

Sedemikian beratnya ucapan syahadat tersebut sehingga tidak bisa diperbandingkan dengan sekedar kalimat thoyibah tadi.

Bagi anda yang meragukan fakta ini, maka kami mempersilahkan untuk membuktikannya sendiri. Karena keyakinan dibangun tidak berdasarkan prasangka atau ikut-ikutan secara taklid buta, tapi keyakinan dibangun dari pembuktian terhadap iman dan dari anugerah Ilahi berupa keyakinan yang Haq.

Mudah-mudahan Allah menuntun kita melalui tali ikatan yang kuat dimana ribuan Sayahidin dan orang –rang suci telah menjaga amanat para Nabi dan Rasul: yaitu kalimat Syahadatain. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 09.49