Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Selasa, 30 Agustus 2016

Majelis Yang Diberkati

Salah satu alasan mengapa malam Lailatu Qadr adalah malam yang diberkati, malam yang nilainya lebih baik dibandingkan dengan seribu bulan, ialah karena pada malam itu berjuta-juta malaikat Allah turun ke alam dunia. malaikat-malaikat tersebut sesampainya di alam dunia ini tidak kemudian berkelana kemana-mana, akan tetapi malaikat-malaikat yang jumlah berjuta-juta itu hanya mengunjungi beberapa gelintir manusia atau pun majelis sekumpulan manusia yang memang benar-benar terpilih. Jadi tidak sembarangan, Allah swt telah menentukan mana saja diantara kelompok manusia yang terpilih itu.

Oleh karena disaksikan oleh berjuta-juta malaikat, maka ibadah yang tengah dilakukan oleh segelintir manusia tadi kemudian dicatat dan dilaporkan malaikat kepada Allah swt. Setiap malaikat yang hadir kemudian mencatat dan memberikan kesaksiannya di hadapan Allah swt. Jumlah malaikat tersebut adalah berjuta-juta, jadi bisa Anda bayangkan betapa hiruk pikuknya alam Ghaib karena berjuta-juta malaikat tadi menceritakan tentang ibadah yang dilakukan oleh beberapa gelintir manusia terpilih tadi. Itulah mengapa disebut sebagai malam yang lebih baik dari pada seribu bulan.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qadr. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadr itu? Lailatul Qadr itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ar Ruh dengan izin Tuhannya untuk mengatur urusan. Malam itu (penuh) Salaam sampai terbit fajar”. (QS 97:1-5)

Ternyata tidak semua tempat merupakan tempat berkumpulnya jutaan para malaikat Allah yang turun ke alam dunia. Di muka bumi ini ada beberapa tempat yang menjadi pusat berkumpulnya jutaan malaikat Allah, para Nabi dan Rasul serta para wali Allah dan juga para syuhada.

Tempat berkumpulnya para malaikat, para Nabi dan Rasul serta para Wali dan Syuhada tersebut, tidak harus di sebuah mesjid yang besar dan megah. Tidak juga mesti di sebuah majelis dengan ribuan pengikut dan jamaahnya. Tidak, tidak seperti itu. Bahkan bisa jadi tempat berkumpulnya para ruh-ruh suci tersebut tadi justru adalah di sebuah mushola kecil yang sederhana, atau di sebuah majelis kecil dengan sedikit pengikutnya.

Itulah tempat yang diberkahi, sebagaimana Allah swt memberkahi Masjidil Haram dan juga Masjidil Aqsa, tempat dimana Rasullullah saw dahulu pernah diperjalankan Allah di suatu malam.

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلاً مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأَقْصَى الَّذِي
بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS 17:1)

Nah, selain di kedua masjid besar tersebut, ternyata ada beberapa tempat lainnya di muka bumi ini yang juga diberkati Allah swt. Tempat dimana majelis suatu perkumpulan orang-orang yang beriman senantiasa men-Tauhid-kan Allah, ber-istighfar dan memanjatkan Sholawat.

Bagi beberapa orang yang memiliki penglihatan mata bathin yang tajam, maka dia akan dapat melihat betapa banyak malaikat, para Nabi dan Rasul serta para Wali dan syuhada berkumpul di suatu majelis, di suatu tempat. Tidak hanya di malam Lailatul Qadr saja, di beberapa waktu tertentu lainnya pun para mahluk dan ruh suci tadi itu kadang datang berkumpul, berduyun-duyun dan berdesakan.

Apabila pada suatu waktu tertentu, ketika berjuta-juta malaikat Allah, para Nabi dan Rasul serta para Wali dan syuhada datang berkumpul di tempat majelis tadi berada, dan kebetulan Anda ada di tempat tersebut, ikut beribadah atau berzikir, maka ibadah dan zikir tersebut akan disaksikan dan dicatat.

Nanti, di pengadilan alam akhirat kelak, akan ada berjuta-juta malaikat, para Nabi dan Rasul serta para Wali dan syuhada yang akan memberikan kesaksiannya di hadapan Allah swt tentang ibadah yang Anda lakukan di tempat itu bersama dengan majelis itu.

Di pengadilan akhirat nanti, inginkah Anda dibela dengan kesaksian seperti itu? Kalau demikian halnya maka sekarang carilah tempat itu, carilah majelis itu. Itulah majelis yang diberkati Allah. (AK/?)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 22.59