Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Kamis, 23 Juli 2015

Salah Satu Faedah Shalawat kepada Nabi

Kebathilan tidak pernah lepas dari peran serta iblis dan syaithan dengan segala antek-anteknya. Kadangkala pengaruh iblis dan jin bisa merasuki tubuh manusia baik secara disengaja atau pun tanpa disengaja dan dikehendaki. Apabila pengaruh kebathilan dari jin atau khodam tersebut ada di dalam tubuh kita, maka lambat laun energi negatif dari kebathilan tersebut akan menggerogoti jasmani dan ruhani kita. Tubuh akan menjadi sakit dan emosi serta temperamen kita juga akan terpengaruh sehingga lambat laun kita akan mengalami penurunan kesehatan jasmani dan juga kesehatan mental dan jiwa.

Banyak sekali kasus seperti di atas terjadi pada diri masyarakat kita, dan yang paling disayangkan adalah bahwa sebagian besar dari kita tidak menyadarinya. Pembuktian yang dilakukan oleh beberapa praktisi rukyah terhadap beberapa orang adalah salah satu bukti bahwa pengaruh negatif dari kebathilan dari bangsa jin dan khodam seringkali tidak disadari oleh penderitanya.

Dalam hal ini yayasan kami, YAKDI, dengan cara kami juga telah banyak menyembuhkan beberapa pasien penderita pengaruh jin dan khodam dalam diri penderitanya.

Kuncinya adalah banyak membaca Sholawat kepada Nabi, salah satu faedahnya adalah untuk mengusir pengaruh jin dan khodam dari dalam diri manusia.

Sholawat kepada Nabi juga dilakukan oleh Allah dan malaikatNya, maka demikian juga kaum yang beriman diperintahkan untuk banyak-banyak membaca Shalawat.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya ber-shalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, ber-shalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (33:56)

Sehebat-hebatnya kebathilan yang berupa jin dan khodam menempel dalam tubuh manusia, maka tidak akan mampu mengalahkan kekuatan Allah, melalui ikhtiar shalawat itulah Allah menetapkan bahwa kekuatannya jauh lebih besar dari kekuatan kebathilan. Sudah menjadi ketetapan Allah apabila yang Haq sudah datang maka Kebathilan itu pasti akan lenyap. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.50