Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Minggu, 26 Juli 2015

Melanjutkan Misi para Nabi & Rasul

Apabila kita periksa kembali lembaran-lembaran sejarah para Nabi dan Rasul zaman dahulu, maka misi utama mereka adalah menyebarkan ajaran tauhid dan menegakan tauhid di muka bumi ini.

Nah, begitulah juga misi dan visi dari yayasan kami, Yakdi, yaitu menyebarkan dan berusaha untuk menegakan tauhid di muka bumi ini.

Menegakan tauhid berarti mengajak manusia untuk bersyahadat kepada Allah swt, menyatakan sumpah setia kepada Allah dan mengakui wakilNya sebagai Rasul. Tauhid juga berarti bahwa dalam praktik kehidupan sehari-hari dimulai dari diri pribadi, keluarga, masyarakat dan negara, Allah dijadikan dasar dan sumber pedoman. Sehingga dalam tiap-tiap sesuatu manusia senantiasa berpedoman kepada Allah. Manusia yang bertauhid kepada Allah dan berpedoman kepada Allah, memohon petunjuk dan pertolongan kepada Allah, sehingga peran serta Allah adalah nyata, real.

Akhlak yang menjadi perilaku dari aktivitas bertauhid ini adalah merupakan akhlak mulia, akhlaqul karimah seperti yang dicontohkan oleh Nabi dan Rasullullah saw. Sehingga tidak terpisahkan antara bertauhid dan berakhlak mulia. Tauhid dan Akhlak.

Yaitu akhlak yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur Islam, seperti Sabar, Jujur dan Ikhlas. Demikianlah kiranya kami meringkas inti sari dari tujuan dan misi yayasan kami.

Saat ini banyak sekali pengaruh dan ajaran yang datang kepada masyarakat muslim untuk mengutamakan hal-hal lainnya sambil mengorbankan nilai utama ajaran Islam. Mulai dari pengaruh ajaran radikalisme, menghalalkan cara-cara terorisme, sampai kepada pemahaman bahwa menegakan hukum syariat Islam lebih utama dibandingkan dengan menegakan Tauhid dan mengedepankan akhlak mulia.

Saudaraku, marilah kita mulai tinggalkan pemahaman keliru tersebut. Kembalilah pada inti dari amanat para Nabi dan Rasul: Tauhid dan Akhlaq Mulia. (AK)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 00.39