Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Minggu, 02 April 2017

Pesan Untuk Jamaah Akhlaqul Karimah Darul Iman

Jamaah Akhlaqul Karimah Darul Iman jumlahnya hanya sedikit, mungkin salah satu yang tersedikit dari sekian jamaah yang sedikit. Para pengikutnya pun terdiri dari orang-orang yang tidak terkenal. Tidak banyak manusia yang mengenal jamaah ini. Biarlah, biar saja tidak terkenal di kalangan manusia.

Pada suatu malam pengajian, datanglah tamu yang ternyata adalah salah seorang petugas yang mendapat tugas dari Allah swt. Tulisan berikut ini adalah pokok-pokok pesan yang disampaikan oleh tamu tadi.

Pertama-tama tamu tadi menyampaikan pesan dari Allah swt terhadap jemaah ini, bahwasanya Allah swt telah meridhoi visi, misi dan amalan yang dilakukan oleh para jamaah. Ridho Allah adalah sesuatu yang luar biasa. Ini adalah suatu karunia Allah swt yang tak ternilai harganya. Guru kita pun mengucapkan syukur atas isi pesan ini.

Banyak ulama, jamaah dan kelompok Islam yang mengklaim dirinya paling benar. Tapi pernahkah anda mendengar bahwa Allah swt menyampaikan pesan bahwa Allah meridhoi mereka?

Kemudian tamu tadi menyampaikan amanat berikutnya, yaitu agar supaya jemaah lebih giat dan lebih semangat lagi dalam mengemban misi dan tugas yang dibebankan kepada jamaah ini. Seluruh pini sepuh dan para leluhur semuanya mendukung penuh perjuangan yang dilakukan oleh jamaah ini. Sehingga dengan demikian maka diharapkan agar supaya anggota jamaah ini semuanya bangkit semangatnya untuk meneruskan perjuangan yang telah dimulai oleh para leluhur dahulu, yaitu untuk menegakan Tauhid di negeri ini.

Dan yang terakhir adalah pesan kepada jamaah ini agar tidak pernah menganggap sepele kalimat Syahadat. Jangan bermain-main dengan Syahadat, karena kalimat Syahadat ini teramat dashyat. Inilah kalimat yang paling berat yang dahulu diamanatkan kepada Nabi Ibrahim as dan semua keturunannya untuk mengkekalkan kalimat Tauhid.

وَجَعَلَهَا كَلِمَةً بَاقِيَةً فِي عَقِبِهِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Dan (lbrahim a. s.) menjadikan kalimat tauhid itu kalimat yang kekal pada keturunannya supaya mereka kembali kepada kalimat tauhid itu.” (QS 43:28)

Demikianlah pesan dan amanat yang disampaikan oleh seorang tamu kita pada malam pengajian itu. Mudah-mudahan bisa menjadi cambuk buat para jemaah sekalian untuk meningkatkan semangat perjuangannya.

Guru kita pun berpesan, tidak apa-apa sekiranya kita menjadi jamaah yang tidak dikenal oleh kebanyakan manusia. Mendoakan keselamatan segenap manusia, melaksanakan wirid di malam hari demi memohon pertolongan Allah swt bagi keselamatan segenap manusia yang kebanyakan dari mereka saat itu sedang tidur.

Mendoakan orang yang sedang tidur tidak akan menjadikan kita menjadi terkenal. Tidak apa-apa, yang terpenting adalah kita dikenal di hadapan Allah swt dan para penduduk langit lainnya. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.57