Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Minggu, 13 Agustus 2017

Tubuh Yang Harum

Apakah anda pernah mendapati kasus seseorang yang baru saja meninggal dunia, kemudian tubuhnya mengeluarkan aroma busuk yang tidak sedap. Padahal yang bersangkutan baru saja meninggal dunia. Itulah mayat dari orang-orang yang tidak pandai membersihkan dirinya.

Di lain pihak, pernahkah anda mendapati kisah tentang tubuh orang yang baru saja meninggal dunia, akan tetapi bau dan aroma tubuhnya tercium harum dan wangi? Meskipun tubuh mayat tersebut tidak ditaburi dengan minyak wangi ataupun kapur barus. Itulah tubuh orang-orang yang pandai membersihkan dirinya, sehingga tubuhnya mengeluarkan aroma wangi meskipun tanpa pewangi.

Mengapa bisa terjadi seperti itu? Apa yang dilakukan oleh orang tersebut sehingga tubuhnya bisa mewangi seperti itu?

Sadarilah, bahwa hidup di dunia ini banyak sekali kekotoran, kekotoran dari makanan, kekotoran sifat dan perilaku serta kekotoran bathin. Seluruh kekotoran itulah yang akan membentuk tubuh kita, membentuk daging, darah, tulang dan persendian kita, serta membentuk karakter dan sifat kita. Apabila tidak dibersihkan, maka diri kita ini akan kotor. Kotoran tersebut itulah yang kemudian akan menyebarkan aroma bau yang busuk.

Oleh sebab itu, maka guru kita mengajarkan agar supaya kita pandai menjaga kebersihan diri dan pandai membersihkan diri dari segala macam kotoran yang sudah terlanjur melekat di tubuh kita. Misalnya saja menjaga diri dari memakan makanan yang kotor. Contohnya seperti terasi, maka kita harus menghindari makanan yang seperti itu. Begitu juga dengan memakan makanan yang diharamkan Allah swt, sehingga tubuh kita terhindar dari sifat buruk makanan tersebut.

Kemudian untuk membersihkan diri dari kotoran, maka guru kita mengajarkan agar supaya kita senantiasa memintakan ampunan bagi segenap anggota tubuh kita, seperti perut, jantung dan organ-organ tubuh lainnya. Dengan mengajak organ-organ tubuh kita untuk ikut berzikir, maka tubuh akan menjadi bersih. Tubuh yang bersih akan menjadi sehat dan akan mengeluarkan aroma yang wangi.

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ
وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri, dan dia berzikir kepada Nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.” (QS 87:14-15)

Dengan rajin menjaga kebersihan tubuh secara fisik dan juga secara bathin, maka tubuh tersebut akan menjadi sehat dan wangi. Tubuh yang senantiasa berzikir dalam setiap tarikan nafas dan detak jantung, maka dia akan begitu selamanya secara otomatis. Begitulah tubuh yang hidup, senantiasa berdetak dan berzikir dengan sendirinya. Bahkan sesaat setelah orang yang bersangkutan meninggal dunia pun, organ tubuh masih bisa berdenyut berzikir untuk beberapa saat. Itulah mengapa tubuhnya tidak cepat membusuk, dan bahkan bisa mengeluarkan bau aroma yang harum.

Orang-orang yang gemar membersihkan diri dan mengajak tubuh mereka untuk berzikir, maka setelah ditinggalkan ruh saat kematian, tubuh-tubuh mereka akan tetap pada zikirnya kepada Nama Tuhannya. Tubuh yang berzikir akan senantiasa segar dan berbau harum meskipun tidak lagi dialiri peredaran darah. Itulah tubuh yang Selamat, selamat pulang kembali dengan sempurna. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.57