Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Jumat, 18 Agustus 2017

Benderaku Merah Putih

Pada suatu waktu guru kita pernah menginformasikan kepada murid-muridnya, mengapa bendera negeri ini adalah merah putih, yaitu karena para pendahulu dan pendiri negeri ini menginginkan suatu lambang negara yang bisa dicintai oleh bangsanya sampai mendarah daging. Nah, di dalam tubuh manusia hanya ada dua jenis sel darah, yaitu sel darah merah dan sel darah putih. Oleh karena itulah mengapa kemudian para pendiri negeri ini memilih warna bendera kita merah putih.

Mencintai negeri ini bukanlah sesuatu yang diharamkan atau dilarang oleh ajaran Islam, bahkan para Rasul terdahulu pun mereka mencontohkan bagaimana mereka memberikan kecintaan mereka terhadap negara yang didiaminya dan bagaimana mereka berdoa agar supaya negeri yang didiaminya merupakan negeri yang aman dan sentosa, serta penduduknya merupakan orang-orang yang beriman.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS 14:35)

Ibrahim bukanlah penduduk asli kota Mekah, namun ketika beliau pindah ke kota itu maka beliau mencintai negeri tersebut dan mendoakan negeri tersebut. Begitu juga halnya dengan Habib Syekh bin Ahmad Bafaqih, beliau berasal dari Timur Tengah, namun ketika beliau menginjakan kakinya di Surabaya maka beliau menunjukan kecintaannya pada negeri ini dan mengajak para penduduknya untuk beriman kepada Allah swt. Beliau berdakwah kepada penduduk Nusantara dan berdoa bagi negeri ini sampai dengan akhir hayat beliau di kota Surabaya.

Nah, demikian juga dengan kita yang saat ini ditakdirkan Allah swt menjadi bagian dari bangsa Indonesia, maka sudah sewajarnya apabila kita pun mencintai negeri yang diamantkan Allah ini. Bukan hanya itu, kita juga wajib berdoa kepada Allah swt agar supaya penduduk negeri ini beriman kepada Allah swt. Sehingga kemudian apabila penduduk negeri ini beriman kepada Allah swt, maka Dia akan mendatangkan keberkahan bagi negeri ini dari langit dan dari dalam bumi.

Kita adalah bagian dari bangsa ini, bagian dari semangat merah putih, semangat untuk mengajak para penduduknya agar supaya beriman dan bertauhid kepada Allah swt. Menyadarkan penduduknya bahwa negeri ini adalah negeri yang berdasarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, bukan negeri liberal atau pun negeri sekuler. Jadi bangkit dan majunya negeri ini adalah tergantung pada Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bukan karena semata-mata kehebatan manusianya.

Semangat merah putih adalah semangat untuk menyadarkan bangsa ini, bahwa negeri ini adalah amanat Tuhan, kemerdekaan adalah Rahmat Tuhan dan kejayaan negeri ini hanya dapat dicapai oleh Berkah Tuhan. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 00.24