Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Jumat, 4 September 2015

Apakah Ibadah Kita diterima Allah SWT ?

Barangkali pertanyaan semacam ini seringkali menjadi pertanyaan kita semua. Kita ingin sekali mengetahui apakah Allah swt menerima ibadah kita? Ibadah sholat malam, ibadah puasa ataupun ibadah haji ke tanah suci.

Beberapa orang mungkin akan menanyakan pertanyaan tersebut kepada ustadz atau kyai yang mengenalnya. Beberapa orang lainnya mungkin akan menyimpan pertanyaan tersebut dalam hatinya saja.

Ketahuilah saudaraku, untuk mendengar jawaban dari Allah swt caranya adalah mudah, yaitu dengan menanyakan pertanyaan tersebut kepada diri anda sendiri. Hati nurani anda sendiri nanti yang akan memberi tahu jawabannya. Seseorang yang dengan ibadahnya tersebut membekas dalam dirinya, mengubah sikap dan kebiasaannya menjadi jauh lebih baik dan bermutu dibandingkan dengan sebelumnya, maka hati nuraninya akan mengatakan bahwa ibadahnya diterima oleh Allah swt.

Jadi sepulang dari ibadah haji ke tanah suci, anda dapat menjawab sendiri pertanyaan: apakah hajinya mabrur atau tidak.

Oleh karena itu sangat penting sekali untuk selalu mengenal diri kita sendiri, karena kejujuran di dalam lubuk terdalam hati nurani manusia senantiasa berhubungan dekat dengan Allah swt.

Barang siapa yang mengenal dirinya sendiri, niscaya dia akan mengenal Allah swt. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.01