Opini Aktual

Senin, 02 Juli 2018

Tidak Cukup Hanya 100 Persen

Sesungguhnya manusia yang paling baik kedudukannya di sisi Allah swt adalah mereka yang paling bertakwa. Dan seseorang tidak mungkin akan bertakwa kecuali dia memiliki keimanan yang kuat.

Di dalam realitas kehidupan nyata, tidak akan berguna ilmu atau pun pengetahuan agama kecuali dibarengi dengan iman yang kuat, yang tidak ada sedikitpun keragu-raguan di dalamnya.

نَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ
أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS 49:15)

Tidak ada cara ataupun metode yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan keimanan seseorang, selain daripada menanamkan keyakinan yang kuat di dalam dirinya sendiri.

Guru kita mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa keimanan yang setengah-setengah tidak akan membawa dampak dan pengaruh apa-apa. Keimanan itu tidak cukup hanya 50 persen atau 60 persen saja. Keimanan itu harus seutuhnya, harus 100 persen. Dan bahkan 100 persen itu pun tidak cukup, kalau perlu keimanan dan keyakinan kita kepada Allah swt itu harus 1000 persen.

Seseorang yang sangat kuat keyakinannya bahwa dengan banyak-banyak mengingat Allah swt melalui Syahadat, Istighfar dan Sholawat, maka dia akan melihat dan membuktikan sendiri Ke-Maha Kuasa-an Allah swt.

Keimanan dan Keyakinan yang sangat kuat itulah yang pada akhirnya akan membawa seseorang menjadi orang yang bertakwa. Yaitu orang yang segala perilaku, sikap dan keyakinannya selalu berdasarkan kepada Perintah dan Petunjuk Allah swt. (AK/ST)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 23.13