YAKDI - Opini Aktual Islam - Demokrasi Pancasila adalah Demokrasi Terpimpin
Opini Aktual

Sabtu, 04 Agustus 2018

Demokrasi Pancasila adalah Demokrasi Terpimpin

Seperti apakah wajah wasli demokrasi Pancasila itu? Pada hari ini banyak sekali orang yang masih bingung dan tidak memahami wajah asli demokrasi Pancasila yang dicita-citakan oleh para pendiri negara ini. Karena memang demokrasi Pancasila adalah sesuatu yang unik dan tidak ada bangsa lain yang mempraktekannya, sehingga boleh jadi masih banyak orang Indonesia yang sebenarnya belum memahami wajah asli demokrasi Pancasila itu seharusnya seperti apa.

Demokrasi Pancasila adalah berbeda dengan demokrasi liberal ala Amerika Serikat, sehingga bagi mereka yang beranggapan bahwa demokrasi Pancasila seperti itu maka dia sudah pasti dalam kekeliruan. Demikian juga demokrasi Pancasila tidak identik dengan model demokrasi otoriter yang menyerahkan kekuasaan secara total kepada pribadi presiden.

Jadi kalau demikian seperti apakah demokrasi Pancasila itu? Menurut guru kita, demokrasi Pancasila adalah demokrasi Terpimpin. Coba kita lihat kembali pernyataan sila ke-4 Pancasila berikut ini:

“Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

Mari kita bawahi kalimat “dipimpin oleh Hikmat” dalam sila ke-4 Pancasila di atas. Bukankah ini menyiratkan dengan jelas bahwa demokrasi Pancasila itu adalah demokrasi Terpimpin? Lalu dipimpin oleh siapa? Yaitu dipimpin oleh Hikmah. Siapakah Hikmah yang dimaksud tersebut? Hikmah yang dimaksud itu adalah Hikmah dari Tuhan Yang Maha Esa yang kemudian menganugerahkan PetunjukNya dan HikmahNya kepada para pemimpin negara ini.

Hal tersebut di atas ini adalah sebuah pelaksanaan dari amanat Allah swt yang dinyatakan di dalam al-Quran berikut ini.

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS 16:125)

Jadi dengan demikian dapat disimpulkan bahwa demokrasi di Indonesia adalah demokrasi Pancasila, suatu demokrasi Terpimpin, yaitu demokrasi yang dipimpin oleh Hikmah dari Tuhan Yang Maha Esa. Jadi bukan demokrasi yang berdasarkan pendapat dan hawa nafsu dari seorang presiden belaka, melainkan demokrasi yang dipimpin oleh Hikmah dan Petunjuk Tuhan.

Apakah demokrasi Terpimpin ini sesuatu yang bersifat universal? Ya, demokrasi Terpimpin ini adalah sesuatu yang bersifat universal. Jutaan ikan-ikan kecil di laut mereka memiliki kerajaan dan pemimpin, begitu juga kawanan hewan-hewan melata di hutan, kerajaan semut di dalam bumi ataupun kawanan burung-burung yang terbang bermigrasi di angkasa. Semua mereka itu menerapkan sistem demokrasi Terpimpin, dimana ada seekor pemimpin yang kemudian diikuti oleh seluruh bangsanya. Dan ketika akan terjadi bencana gunung meletus, Tuhan menganugerahkan hikmah kepada pemimpin binatang melata untuk turun dan menjauh dari gunung, sehingga kemudian seluruh bangsanya akan mengikuti pemimpinnya itu. Itulah demokrasi Terpimpin.

Jadi tidak diragukan lagi, bahwa demokrasi Pancasila adalah demokrasi Terpimpin, yaitu suatu demokrasi yang bersifat universal dan berlaku di seluruh kerajaan Allah swt di alam semesta ini. Malaikat, jin dan iblis semuanya mereka mempunyai kerajaan, dan mereka juga menerapkan sistem demolrasi Terpimpin. (AK/ST)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 00.19