Opini Aktual

Senin, 13 Agustus 2018

Rasulullah Tidak Pernah Pensiun

Ada beberapa kalangan dari umat Islam yang beranggapan bahwa tugas utama Rasulullah saw adalah hanya menyampaikan wahyu Allah swt berupa kitab suci al-Quran. Itu saja. Sehingga, ketika tugas tersebut telah terlaksana, maka mereka menganggap bahwa tugas Rasulullah saw sudah selesai dan Nabi Muhammad saw pensiun dan kembali menjadi manusia biasa seperti kita semua.

Akibat dari sikap yang seperti itu adalah bahwa mereka itu pada hari ini tidak menghormati Muhammad sebagai Rasulullah saw akan tetapi hanya sebagai manusia biasa saja. Muhammad saw adalah manusia biasa yang sudah selesai menjalankan tugasnya, dan kini telah beristirahat selama-lamanya di sisi Allah swt. Begitulah anggapan dan pemahaman sebagian dari umat Islam saat ini.

Padahal anggapan tersebut adalah suatu anggapan dan pemahaman yang keliru. Muhammad saw bukan hanya bertugas untuk menyampaikan wahyu Allah swt berupa kitab suci al-Quran saja. Beliau juga merupakan pemimpin, contoh dan suri tauladan serta pemberi peringatan dan penyampai petunjuk Allah swt sepanjang masa sampai dengan hari kiamat nanti.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS 33:21)

Bagi beberapa kalangan umat Islam yang menganggap bahwa pada hari ini Muhammad saw sudah pensiun dan sudah meninggal, karena sudah tidak lagi menyampaikan wahyu berupa kitab al-Quran, maka sadarilah bahwasanya mereka itu sebenarnya telah melanggar pernyataan syahadat mereka sendiri.

Bagi orang-orang yang benar-benar beriman dan menyatakan “HambaMu bersaksi bahwasanya Muhammad adalah Rasul Allah”, maka dia harus meyakini bahwasanya Muhammad itu adalah mahluk yang paling awal dan yang paling akhir.

Nabi Muhammad saw tetap menyampaikan petunjuk dari Allah swt dan tetap merupakan Rasul Allah swt hingga hari ini. Muhammad saw tetap menjadi Pesuruh Allah swt hingga hari ini? Ya. Bagi Anda yang belum mengerti dan memahami hal ini, cobalah belajar lagi dari orang-orang yang sudah mengerti dan memahami akan hal ini. Belajar dari orang-orang yang sudah bisa membedakan antara Ahmad dan Muhammad dalam diri Rasulullah saw. Mudahan-mudahan kita semua terhindar dari anggapan yang keliru dan pemahaman yang sesat. (AK/ST)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 23.59