Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Sabtu, 12 September 2015

Bersatulah Anak Cucu Adam, Musuh Kita Bukanlah Manusia

Dalam al-Quran QS 2:168 Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلالاً طَيِّبًا وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِين
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Di beberapa ayat lainnya dalam al-Quran Allah swt memberitahu kita bahwa syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Pemimpin dari syaitan ini adalah iblis yang dilaknat Allah karena membangkang, dan iblis bersumpah bahwa mereka akan menyesatkan manusia dari jalan Allah sampai hari kiamat kelak.

Apabila kita bertanya: siapakah musuh utama manusia? Maka jelas jawabannya adalah syaitan dibawah komando iblis. Semua orang akan menerima penjelasan ini. Akan tetapi ironisnya, apabila kita bertanya kepada seorang muslim, seorang ustadz atau penceramah, bahkan kalau ini kita tanyakan kepada organisasi-organisasi Islam di tanah air: apa program dan rencana mereka untuk melawan musuh kita itu? Jawabannya: nihil.

Mereka tahu dan percaya bahwa musuh kita adalah syaitan dan iblis, tapi mereka tidak memiliki langkah apa-apa untuk melawan, mencekal dan membentengi diri dari serangan iblis. Hal ini disebabkan karena sebagian besar dari kaum muslimin: tidak mengenal iblis, tidak mengakui bahwa mereka eksis, nyata ada di tengah-tengah kita dan menjadi penyebab utama segala malapetaka. Mereka tidak mengenal iblis, tidak mengerti sepak terjangnya dan mereka tidak memperdulikan iblis. Inilah kesesatan yang nyata, kesalahan utama kebanyakan kita.

Pernahkah anda merenungkan apa yang terjadi belakangan ini? Seorang guru bisa menjadi pembunuh yang keji, seorang murid SD bisa menjadi pembunuh yang keji, seorang satpam bisa menjadi pembunuh. Apakah anda pernah merenungkan kasus pembunuhan sadis yang sering terjadi belakangan ini? Koq ya ciri-ciri dan kesadisannya hampir sama? Pernahkah anda curiga bahwa di belakang kasus ini semua adalah iblis yang berperan di belakangnya? Satu sutradara yang sama. Kasus pembunuhan seperti begini belum pernah terjadi 10 atau 20 tahun yang lalu. Tetapi sekarang berbeda, setiap anda melihat orang-orang dimana saja, baik atau jahat, semuanya bisa menjadi pembunuh. Asalkan ada kondisi yang memungkinkan iblis untuk merasuki diri dan pikirannya sehingga akan berujung pada perbuatan kejahatan dan malapetaka.

Pernahkah anda merenungkan, koq ya hampir semua suadara-saudara kita di timur tengah bergejolak? Satu sama lain tidak akur dan berpecah belah saling membunuh, saling berperang. Ada apa ya? Dimulai dari Tunisia, Libya, Mesir, Suriah, Irak, Yaman, dst. Mengapa negeri-negeri yang semula aman tenteram menjadi saling membunuh satu dengan yang lain?

Jawabannya adalah: iblis sebagai sutradara utama telah berhasil menghasut manusia, membujuk manusia untuk saling bermusuhan dan saling membunuh. Iblis tampaknya dalam posisi yang diuntungkan, tidak ada satu pun manusia yang melawan, membentengi diri dan memperhitungkan keberadaannya. Tidak ada satu pun.

Hingga satu-satunya, dalam aktivitasnya, yayasan YAKDI melakukan perlawanan terhadap iblis, melakukan langkah-langkah untuk melindungi seluruh manusia dari serangan godaan iblis dan meminta pertolongan kekuatan Allah swt untuk menangkal setiap langkah dan serangan hasutan iblis. Inilah satu-satunya organisasi Islam yang memperhitungkan keberadaan iblis, mengetahui keterlibatan iblis dalam setiap malapetaka manusia ini, dan melawan. Inilah jihad yang sebenarnya.

Dengan ini kami mengajak setiap manusia, dari berbagai aliran, berbagai paham dan berbagai agama dari berbagai ras umat manusia, untuk bersatu melawan iblis. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.15