Opini Aktual

Rabu, 31 Oktober 2018

Kalimat Syahadat - Bagian Kelima (Selesai)

Dalam hal ber-Tauhid, sebenarnya umat Islam bisa dikategorikan dalam 2 golongan aliran besar yaitu:
1. Umat Islam yang beraliran Dari Atas ke Bawah
2. Umat Islam yang beraliran Dari Bawah ke Atas

Maksud dari umat Islam yang beraliran dari Atas ke Bawah ialah umat Islam yang mereka itu dalam hal ber-Tauhid senantiasa mendasarkan diri pada Petunjuk dan Ketentuan dari Allah swt, yang kemudian diturunkan ke bawah melalui malaikat-malaikatnya, Nabi dan Rasul-Nya, para wali dan syuhada atau bisa juga melalui Petunjuk-Nya yang disampaikan kepada manusia melalui hati sanubarinya.

Inilah umat Islam yang terjamin dalam hal kebenaran dan sikap serta langkah perjuangannya, oleh karena semua aktivitas dan langkah perjuangannya adalah berdasarkan bimbingan Allah swt.

Kalimat Syahadat yang diucapkan oleh golongan aliran ini adalah “hambaMu bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan hambaMu bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.”

Dengan demikian maka apabila kita bertanya kepada golongan ini: Siapakah Tuhan yang Berkuasa pada dirinya? Maka mereka akan menjawab: Mu pada pernyataan Syahadat tadi, yaitu Allah. Sedangkan kedudukan diri mereka di hadapan Allah swt hanyalah sekedar sebagai seorang hamba. Seorang hamba yang lebih hina dan lebih rendah kedudukannya dibandingkan dengan seorang babu di hadapan majikannya.

Adapun maksud dari golongan umat Islam yang beraliran dari Bawah ke Atas ialah umat Islam yang mereka itu dalam hal ber-Tauhid senantiasa mendasarkan diri pada pendapat, tafsir dan pemahaman diri mereka sendiri terhadap dalil dari kitab. Mereka berusaha dengan cara belajar, mengambil kesimpulan atas pengalaman dan pemahaman diri mereka untuk mengambil Petunjuk Allah dari ajaran agama yang bersumber dari ayat-ayat dalam kitab Allah, hadits atau dari kitab-kitab karangan para ulama.

Oleh karena mendasarkan diri pada pendapat, tafsir dan pemahaman diri mereka sendiri terhadap ajaran agama Islam, maka boleh jadi pemahaman dan pendapat mereka itu kadang salah dan keliru, dan kadang pula benar. Tidak ada jaminan dan tidak ada yang menjamin mereka ini senantiasa berada di dalam kebenaran.

Kalimat Syahadat yang diucapkan oleh golongan aliran ini adalah “Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.”

Coba diperhatikan baik-baik pernyataan Syahadat golongan ini sekali lagi. Maka apabila kita bertanya kepada golongan ini: Siapakah Tuhan yang Berkuasa pada dirinya? Maka mereka akan menjawab: Aku. Ya, Aku adalah penguasa di dalam diri mereka.

Menurut mereka kedudukan diri mereka di hadapan Allah swt adalah sebagai Khalifah di muka bumi ini. Sebagai mahluk yang paling sempurna dan paling terpuji. Oleh sebab itu maka apabila Anda bertemu dengan golongan aliran ini, maka sikap mereka itu adalah bak seorang khalifah. Mereka itu senantiasa menyombongkan diri, merasa diri mereka paling benar dan paling sempurna. Tidak menghargai orang lain atau golongan lainnya. Cenderung menghakimi dan menyatakan orang lain adalah golongan sesat.

Padahal boleh jadi mereka itu lah yang sebenarnya sedang tersesat, karena tanpa disadari mereka tengah mempertuhankan diri mereka sendiri, hawa nafsu mereka sendiri. Bahkan, sebenarnya Allah swt tidak menyukai dan membenci golongan ini, dan Dia tidak memberi Petunjuk kepada golongan orang-orang yang mempertuhankan diri mereka sendiri.

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ
بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS 45:23)

Demikianlah adanya kedua golongan aliran dalam umat Islam yang saat ini ada dan banyak kita dapati dalam kehidupan ber-Tauhid sehari-hari umat Islam. Kira-kira termasuk kedalam golongan aliran manakah Anda? (AK/ST)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 23.52