Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Selasa, 15 September 2015

Negeri Di Tengah Azab Allah

Apabila anda ingin melihat suatu negeri yang tengah berada dalam azab Allah, maka lihatlah negeri ini, Indonesia. Mengapa? Karena jumlah orang yang beriman di negeri ini sangat sedikit sekali dan sebagian besar penduduknya tidak lah beriman, meskipun beragama Islam.

Beragama Islam tidak menjamin bahwa seseorang itu beriman dan bertakwa kepada Allah swt, karena itulah mengapa nilai-nilai Islam yang paling hakiki seperti Kesabaran, Keikhlasan/Kepasrahan dan Kejujuran tidak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Ingatlah akan firman Allah berikut ini:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنْ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ
وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS 7:96)

Beberapa ulama, apabila anda menanyakan kepada mereka, akan mengatakan bahwa setiap bencana yang terjadi di negeri ini adalah ujian dari Allah swt. Mereka akan membuka banyak sekali dalil ayat al-Quran dan hadits Nabi untuk mendukung pendaapat mereka itu.

Ketahuilah Saudaraku, bahwasannya ayat al-Quran diturunkan bukanlah untuk mendukung pendapat suatu pemikiran dari ulama atau penceramah, akan tetapi sebaliknya.

Allah swt menurunkan ujian untuk memicu agar suatu kaum atau masyarakat yang beriman menjadi lebih baik amalannya. Dalam hal ini bencana dan malapetaka yang terjadi di negeri ini tidak seperti itu.

Apabila anda cukup dekat hubungan anda dengan Allah swt, atau anda bertanya kepada orang-orang yang senantiasa berhubungan dengan Allah swt, maka anda akan memahami bahwasannya Allah tengah menurunkan azabnya kepada negeri ini dikarenakan sebagian besar penduduknya tidak beriman dan bertakwa kepada Allah. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 22.04