Opini Aktual

Jumat, 11 Januari 2019

Sholat Wajib

Pada hari ini sebagian dari umat Islam berjalan di muka bumi ini dengan sikap sombong, karena merasa diri mereka itu sudah melaksanakan sholat fardhu 5 waktu dan mengerjakan sholat-sholat sunnah lainnya.

Padahal, seandainya saja mereka tahu, bahwa apa yang terlah terjadi adalah mereka tadi itu mengerjakan sholat fardhu dan sholat sunnah, akan tetapi meninggalkan sholat wajib. Bagaimanakah pendapat anda terhadap seseorang yang melaksanakan sholat fardhu dan sholat sunnah tetapi meninggalkan sholat wajib?

Lho, apa perbedaan sholat fardhu dengan sholat wajib? Kalau sholat fardhu itu harus dikerjakan selama kita mampu untuk mengerjakannya. Seandainya dalam keadaan tertentu kita berhalangan, seperti sakit atau dalam perjalanan, maka sholat fardhu tersebut boleh diringkas ataupun disatukan waktunya dengan sholat lainnya (dijama’). Adapun sholat wajib itu adalah sholat yang harus dilakukan kapan saja dan dalam keadaan apa saja. Hukumnya wajib, jadi tidak boleh ditinggalkan, dan tidak ada pengecualiaan dalam kondisi apa pun juga.

Sholat fardhu itu hanya dikerjakan 5 kali dalam waktu sehari semalam, sedangkan sholat wajib itu harus dilaksanakan setiap waktu sepanjang hayat. Sehingga orang-orang yang mengerjakan sholat wajib itu senantiasa dalam keadaan tetap dalam sholatnya.

الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ
“yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya.” (QS 70:23)

Jadi bagi kalian umat Islam yang merasa bangga dan merasa sudah sempurna karena telah mengerjakan sholat fardhu dan sholat sunnah, jangan merasa sombong dulu. Karena ternyata kalian telah meninggalkan sholat wajib.

Dan di akhirat nanti, yang pertama kali akan diperiksa dari seorang hamba adalah tentang sholatnya. Bagi mereka yang ternyata sholatnya tidak sempurna karena meninggalkan sholat wajib, maka kecelakaanlah bagi dirinya.

Apakah itu sholat wajib? Bagaimana cara mengerjakan sholat wajib? Guru kita mengajak siapa saja datang ke pengajian untuk mengetahui dan memahami apakah sholat wajib itu? Sholat yang bisa dilakukan secara terus menerus sepanjang waktu. (AK/ST)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 16.59