Opini Aktual

Jumat, 01 Februari 2019

Mari Menjaga Hidup Berjamaah

Terkadang kita harus menempuh perjalanan yang sangat jauh demi untuk menuntut ilmu, sebagaimana dahulu Rasul Allah Musa as sekalipun harus menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan demi untuk menuntut ilmu. Namun tekadnya yang bulat dan semangatnya yang tinggi tidak menghalanginya, meskipun seandainya perjalanan itu harus dilakukan bertahun-tahun lamanya.

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَاهُ لَا أَبْرَحُ حَتَّىٰ أَبْلُغَ مَجْمَعَ الْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِيَ حُقُبًا
“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun.” (QS 18:60)

Pergi meninggalkan keluarga demi untuk menuntut ilmu adalah perbuatan mulia yang banyak dilakukan oleh banyak ulama dahulu dan pencari kebenaran. Selain itu juga berkumpul bersama dan berjamaah akan menjaga diri kita dari terkaman syaithan.

Pada hari ini, dari sekian banyak perkumpulan dan pengajian yang ada, hanya jamaah Akhlaqul Karimah Darul Iman saja yang menyatakan permusuhan dan melakukan perlawanan kepada syaithan. Oleh sebab itu, maka apabila kita tidak menjaga untuk tetap berjamaah, berkumpul dan merapatkan barisan, maka sudah pasti kita akan diterkam oleh syaithan.

Anggota yang terlepas dari jamaah akan mudah sekali diterkam oleh syaithan. Tanpa disadari kita akan mudah sekali terpedaya oleh iblis dan pasukannya. Berikut ini adalah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi dari Muadz bin Jabal, beliau bersabda,”Sesungguhnya setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing, ia akan menerkam kambing yang keluar dan menyendiri dari kawanannya. Karena itu, jauhilah perpecahan, dan hendaklah kamu berjamaah dan bersama umat umumnya.”

Di dalam kitab al-Quran, Allah swt juga memerintahkan kita semua untuk senantiasa berpegang kepada Tali Allah swt dan tidak bercerai berai.

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai…” (QS 3:103)

Demikianlah, sebagian pesan yang disampaikan kepada para jamaah untuk senantiasa berkumpul dan merapatkan barisan. Karena waktu datangnya Rahmat Allah swt sudah hampir tiba, sehingga kita harus bersyukur dengan sebenar-benarnya bersyukur. Jangan sampai terpisah sendirian lalu kita menjadi korban yang diterkam serigala. (AK/SY)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 23.22