Opini Aktual

Minggu, 11 Agustus 2019

Catatan Kecil Idul Adha 1440H

Di hari raya kemenangan bagi pengikut Milah Ibrahim hari ini, ada sebuah catatan kecil yang perlu untuk disampaikan kepada umat Islam. Yaitu bahwa di dalam diri setiap manusia itu terdapat hawa nafsu yang tidak berbeda dengan binatang.

Nah, di hari ini kita semua diwajibkan untuk menyembelih sifat kebinatangan di dalam diri kita itu, agar supaya kita bisa menjadi manusia seutuhnya, yaitu manusia yang bertakwa.

Hakekat dari binatang kurban yang disembelih itu adalah agar supaya kita semua bisa menjadi insan yang betakwa kepada Allah swt. Sedangkan daging dan darah binatang sembelihan itu sendiri tidak akan sampai kepada keridhoan Allah swt, namun ketakwaan itu lah yang akan sampai kepada Allah swt.

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ
لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS 22:37)

Sekali-kali daging dan darah hewan sembelihan itu tidak akan pernah mencapai keridhoan Allah swt, hanya ketakwaan itulah yang dapat mencapainya. Tidak ada satu pun manusia dapat mencapai derajat ketakwaan kepada Allah swt tanpa menyembelih sifat-sifat kebinatangan di dalam dirinya. (AK)


Diposkan Oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN at 09.44