Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Sabtu, 27 Juni 2015

Solusi mengentaskan pengemis jalanan: Memberi Uang kepada pengemis bukan perintah Allah

Allah sangat tidak menyukai orang yang tidak menganjurkan atau mendorong untuk memberi makan orang miskin. Dalam kitab suci al-Qur’an Allah berfirman:
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ
فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ
وَلاَ يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ

“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (QS 107:1-3). Demikian juga di banyak ayat-ayat al-Qur’an lainnya berisikan pernyataan yang seperti itu.

Kalau kita perhatikan ayat-ayat al-Quran tersebut maka yang diperintahkan oleh Allah adalah memberi makan orang miskin, bukan memberi uang. Dengan memberi makan orang miskin, maka tubuh dan pikiran si miskin akan menjadi kuat sehingga itu bisa menjadi modal baginya untuk bekerja dan mencari rezeki agar bisa keluar dari kemiskinan.

ebaliknya dengan memberi uang kepada si miskin maka akan membuat si miskin menjadi malas, mendidiknya menjadi pengemis, melemahkan mentalnya sehingga membuat pengemis menjadi mata pencariannya. Banyak sekali orang-orang yang berprofesi menjadi pengemis di kota-kota besar, mentalnya rusak dan pribadinya menjadi pribadi yg lemah.

Oleh sebab itu kami menghimbau apabila anda didatangi oleh pengemis di perempatan jalan, sekiranya terbetik rasa kasihan dalam diri anda, maka jangan lah memberi uang.

1. Hitung jumlah pengemis di daerah tersebut
2. Pada saat anda makan, maka ingatlah mereka, pesankan makanan bungkus sesuai jumlah mereka
3. Berikan lah makanan bungkus tersebut kepada pengemis tadi

Dengan memberi makan dan bukan memberi uang maka lambat laun jumlah pengemis akan berkurang.

Ingat: perintah Allah adalah memberi makan orang miskin, memberi uang bukan lah perintah Allah.(AK)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 23.40