Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Selasa, 20 Oktober 2015

Mahluk Jin dan Syahadat

Tulisan yang akan anda baca berikut ini bukanlah merupakan takhayul, atau sesuatu yang diada-adakan. Ini adalah suatu kenyataan yang real terjadi di tengah-tengah kita. Suatu fakta yang bisa dibuktikan keberadaannya.

Sebelum menciptakan manusia, Allah swt telah lebih dahulu menciptakan bangsa jin. Sebagian diantara mereka beriman kepada Allah dan kepada ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw, dan sebagian lagi dari mereka tidak beriman dan kafir.

Sama halnya dengan manusia yang diciptakan Allah dalam berbagai macam rupa, ras dan bangsa-bangsa, demikian juga dengan dunia jin, Allah menciptakan mereka dalam berbagai macam bentuk dan rupa. Mulai dari siluman, kuntilanak, tuyul, gendruwo, buto ijo dan masih banyak lagi macam lainnya. Diantara mereka ada juga yang bertabiat seperti halnya binatang peliharaan, tapi wujudnya adalah berupa badan halus. Beberapa orang menyebutnya sebagai khodam.

Dari berbagai macam wujud bangsa jin ini, dari yang bodoh sampai yang pintar, dari yang penurut sampai dengan yang pembangkang, jumlahnya banyak sekali. Dan mereka itu hidup di tengah-tengah kita. Usia mereka bisa mencapai ratusan bahkan ribuan tahun dan sekali melahirkan bisa sampai dengan 15 atau 20 bayi jin. Jadi bumi ini sebenarnya sudah penuh dengan populasi penduduk jin, mungkin jumlahnya bisa mencapai triliunan.

Beberapa dari mereka ada yang senang untuk ikut kemanapun kita pergi. Ada yang karena diperintahkan atau karena perjanjian dengan leluhur kita atau bisa juga karena kita belajar tenaga dalam dan mengundangnya untuk masuk dan tinggal di dalam tubuh kita.

Jin yang tinggal di dalam tubuh manusia inilah yang biasanya akan membawa efek buruk kepada kesehatan manusia. Energi negatif yang dibawa bersama jin akan merangsang pembentukan sel kanker, mengundang virus memasuki tubuh dan membuat manusianya sering merasa lemas karena energinya diserap. Selain itu juga akan mempengaruhi temperamen dan emosi yang tidak stabil pada manusianya. Jadi meskipun ada gunanya (seperti tidak mempan dibacok atau kebal peluru), efek negatif dan keburukannya lebih banyak lagi.

Nah, kalau sudah begini bagaimana cara mengeluarkan jin atau khodam dari dalam tubuh? Dalam pengajian di yayasan Yakdi biasanya dengan membacakan ikrar Syahadat maka jin atau khodam tersebut tidak akan sanggup bertahan di dalam tubuh manusianya.

Allah swt menjadikan jin atau khodam atau mahluk lainnya seperti iblis untuk bersikap anti terhadap Syahadat.

Pernah kami mendapati kasus dimana jin mampu dan fasih membaca ayat suci al-Quran, bahkan bacaannya itu bagus sekali. Jadi janganlah anda berusaha untuk mengusir jin dengan bacaan ayat al-Quran, bahkan dalam ayat al-Quran ada perkataan jin yang ditulis dalam surat Jin, jadi mana mungkin bangsa jin takut dengan perkataannya sendiri?

Berdasarkan pengalaman, hanya Syahadat sajalah yang ternyata tidak mau diucapkan atau diikrarkan oleh jin dan iblis yang kafir. Sehingga ternyata cara penyembuhan untuk mengusir jin dan iblis yang paling efektif adalah dengan membacakan ikrar Syahadat tersebut. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 22.55