Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Rabu, 11 November 2015

Menyongsong Datangnya Era Kekhalifahan Kelima

Saudaraku, era kegelapan dan kekelaman sejarah umat Islam sudah lewat. Kini sudah bukan lagi zamannya untuk mempersoalkan dukungan terhadap Ali bin Abi Thalib ra. Kini sudah bukan lagi zamannya untuk terbuai dan larut dalam eufora fiktif dari hadits-hadits palsu. Kini juga sudah bukan lagi zamannya mazhab-mazhab dari keempat imam: Syafi’i, Hanafi, Hambali dan Maliki.

Zaman sudah berubah dan berganti, apa yang sudah diperdebatkan dan diperselisihkan pada zaman tersebut sudah harus kita tinggalkan. Sekarang adalah zaman baru, dimana masa keemasan dan kegemilangan umat Islam akan terbit kembali, terbit bersinar dari timur. Laksana matahari pagi menyongsong fajar. Maka hari ini kita akan menyongsong kelahiran dari Kekhalifahan Kelima Umat Islam di negeri Indonesia tercinta ini.

Era kekhalifahan pertama Khulafaur Rasyidin sudah kita lewati, disusul dengan masa Kekhalifahan Bani Umayah di Syiria. Kemudian masa kekhalifahan Bani Abbassiyah di Baghdad selama 767 tahun, dan terakhir adalah era kekhalifahan Bani Utsmaniyah di Turki yang berlangsung selama 407 tahun dan berakhir di tahun 1924.

Setelah hampir satu abad lamanya umat Islam menanti-nantikan, maka pada hari ini kami mengkhabarkan bahwa kita akan segera menyongsong lahirnya kekhalifahan Kelima. Seorang khalifah fil Ardhi, seorang pemimpin baru umat akan lahir dan menegakan negeri Tauhid ini menjadi Kekhalifahan Kelima, ya di Indonesia ini.

Semua kitab-kitab kuno dan perpustakaan lama sudah mencatat dan membenarkannya, para wali para pujangga lama dan orang-orang bijaksana telah mewasiatkan kedatangannya. Akan lahir seorang pemimpin baru yang adil dan bijaksana, yang akan membangkitkan negeri ini dari keterpurukannya menuju suatu zaman keemasan dan kegemilangan.

Saudaraku, mari kita mempersiapkan diri menyongsong kelahiran era baru ini. Masing-masing diri mulai membersihkan diri pribadinya sendiri, memberikan contoh tauladan bagi sesama umat. Zaman baru akan segera lahir untuk menerangi kegelapan, meninggalkan perselisihan dan perbedaan, menyatukan umat kembali kepada ajaran asli Rasullullah saw. Membersihkan semua persoalan, bid’ah dan kemunafikan. Mengikis habis setiap sendi kebathilan.

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
“Dan katakanlah: ‘Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap.’ Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (QS 17:81)

Saudaraku, mari kita meninggalkan era yang lama, kita meninggalkan perselisihan dan perbedaan pandangan dan mazhab. Zaman sudah berubah, era baru akan segera datang, mari kita menyongsongnya dengan suka cita. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 00.25